Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh jajaran Polsek Rantau Kopar bersama Puskesmas Rantau Kopar dalam mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Rokan Hilir. Langkah konkret berupa pengasapan atau fogging massal dilakukan menyusul adanya laporan warga setempat yang terjangkit virus berbahaya tersebut.
Kegiatan antisipatif ini dipusatkan di kawasan Jalan Madrasah Kampung Tengah, Kepenghuluan Bagan Cempedak, Kecamatan Rantau Kopar, pada Senin (17/8/2026). Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, memimpin langsung jalannya operasi lingkungan ini bersama Kepala Puskesmas Rantau Kopar, Ns. Endang Primawati, dengan melibatkan personel kepolisian, tim medis, serta perangkat rukun tetangga (RT) dan tokoh masyarakat setempat.
Fokus utama dari penyemprotan ini adalah membasmi populasi nyamuk dewasa Aedes aegypti yang menjadi vektor utama penularan DBD. Petugas menyisir area permukiman padat penduduk, pekarangan rumah, hingga saluran drainase yang berpotensi menjadi tempat persembunyian nyamuk guna memutus siklus penularan secara efektif.
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap isu kesehatan masyarakat. Kendati demikian, ia mengingatkan warga agar tidak hanya bergantung pada program pengasapan, melainkan tetap konsisten menjalankan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri di lingkungan masing-masing.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk rutin menerapkan prinsip 3M, yakni menguras bak penampungan air, menutup rapat wadah air bersih, dan mendaur ulang barang bekas yang berisiko menampung air hujan. Sinergi yang kuat antara kepolisian, otoritas kesehatan, dan kesadaran aktif masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari ancaman DBD.