Produsen perangkat realitas tertambah (AR) terkemuka, RayNeo, memperluas portofolionya dengan meluncurkan dua lini kacamata pintar terbaru, yaitu Seri iO dan Seri GT. Peluncuran ini menjadi langkah strategis pabrikan yang menguasai pangsa pasar global signifikan tersebut untuk menjawab dua kebutuhan yang kontras: asisten produktivitas harian yang praktis serta hiburan multimedia yang mendalam.
Seri RayNeo iO dirancang khusus sebagai asisten pintar yang ringan guna mengurangi ketergantungan pengguna pada layar ponsel. Dengan bobot hanya 33 gram dan distribusi berat yang seimbang, kacamata ini sangat nyaman dipakai sepanjang hari berkat material premium magnesium-aluminium dan titanium kelas antariksa. Tampilan informasinya mengandalkan teknologi gelombang cahaya monokrom dengan tingkat transparansi 97 persen, memastikan data yang tampil tetap privat dari pandangan orang lain.
Keunggulan utama RayNeo iO terletak pada fitur penunjang produktivitas seperti teleprompter digital, penerjemah langsung untuk puluhan bahasa dengan latensi minimal, serta fitur pencatatan berbasis kecerdasan buatan (AI). Kacamata pintar ini mengintegrasikan berbagai model bahasa besar populer secara bawaan untuk memudahkan interaksi harian. Tanpa menggunakan speaker fisik, navigasi perangkat ini mengandalkan antarmuka teks, sensor gerakan kepala, dan tombol putar mekanis (Smart Crown).
Sementara itu, bagi pencinta multimedia, RayNeo menghadirkan seri GT dan GT Max yang menawarkan sensasi bioskop pribadi lewat layar virtual hingga berukuran 307 inci. Kedua model ini dilengkapi dengan panel microOLED berwarna penuh dan sistem audio quad-speaker premium yang disetel bersama Bang & Olufsen. Untuk memberikan kenyamanan visual saat dinamis bergerak, RayNeo menyematkan teknologi pelacakan spasial 3DoF yang menstabilkan proyeksi layar.
Khusus untuk varian GT Max, perangkat ini menjadi kacamata AR pertama yang mendukung format visual Dolby Vision melalui perangkat tambahan RayNeo Pocket TV Pro. Konsol mini berbasis Android ini ditenagai baterai berkapasitas besar untuk menopang kebutuhan streaming berjam-jam tanpa perlu menguras daya baterai ponsel pintar atau laptop pengguna.
Kedua rangkaian kacamata pintar ini dijadwalkan meluncur ke pasar global pada awal September bersamaan dengan ajang pameran teknologi IFA. Langkah RayNeo ini menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan teknologi wearable yang tidak hanya canggih secara fungsi, tetapi juga ergonomis bagi kebutuhan gaya hidup modern.