Pemerintah Prancis dan Arab Saudi resmi menyepakati proyek ambisius pembangunan tiga taman hiburan baru di kawasan Cergy-Pontoise, Val-d’Oise. Salah satu dari tiga taman tematik tersebut akan didedikasikan sepenuhnya untuk dunia Dragon Ball, mahakarya manga legendaris karya Akira Toriyama. Kesepakatan bilateral ini menandai langkah besar dalam industri pariwisata dan hiburan Eropa dengan nilai investasi fantastis.

Proyek megaproyek ini diperkirakan menelan investasi hingga 6 miliar euro yang didanai oleh Qiddiya Investment Company, konsorsium raksasa asal Arab Saudi yang fokus pada pengembangan sektor hiburan global. Selain mendongkrak pariwisata, proyek ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 22.000 tenaga kerja baru, menjadikannya salah satu motor penggerak ekonomi regional yang signifikan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut baik kolaborasi internasional ini sebagai langkah strategis untuk menarik investasi asing langsung ke Prancis. Senada dengan itu, Presiden Wilayah Île-de-France, Valérie Pécresse, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan rencana matang ini selama 18 bulan terakhir dan menyamakan skala mega proyek ini setara dengan kompleks Disneyland.

Kawasan bekas taman bermain bersejarah, Mirapolis di Courdimanche, digadang-gadang akan menjadi bagian dari lokasi pengembangan proyek ini. Mirapolis yang sempat beroperasi singkat pada akhir era 1980-an sebelum akhirnya ditutup pada tahun 1991 akibat kendala finansial, kini berpeluang bangkit kembali dalam skala yang jauh lebih masif. Kendati demikian, pembagian lahan yang tepat untuk masing-masing dari ketiga taman tersebut masih dalam tahap pematangan infrastruktur dan analisis aksesibilitas.

Meskipun detail spesifik untuk taman di Prancis belum dirilis secara rinci, Qiddiya Investment Company sebelumnya telah merancang taman serupa di Qiddiya City, Arab Saudi. Di sana, taman Dragon Ball dirancang membentang seluas 500.000 meter persegi dengan replika lokasi ikonik seperti Kame House dan Capsule Corporation, serta dilengkapi patung naga Shenron setinggi 70 meter. Kehadiran wahana bertema ini di Prancis dinilai sangat strategis mengingat negara tersebut merupakan salah satu pasar penikmat budaya pop Jepang terbesar di Eropa.

Masyarakat dan wisatawan tampaknya harus bersabar karena pembangunan destinasi rekreasi berskala internasional ini membutuhkan waktu yang tidak instan. Proses pembangunan tahap awal dengan target pembukaan taman pertama diproyeksikan baru akan terealisasi pada kisaran tahun 2032, disusul dengan pengembangan dua taman tematik lainnya secara bertahap.