Pemerintah Kabupaten Jember terus mengintensifkan program homecare guna memberikan pelayanan medis langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Upaya jemput bola ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, saat meninjau kondisi kesehatan masyarakat di Desa Pringgodani, Kecamatan Sumberjambe, pada Senin (24/8).
Dalam kunjungan tersebut, perhatian khusus diberikan kepada Musrifah (40), seorang ibu yang tengah mengandung dengan usia kehamilan 31 minggu. Musrifah dikategorikan sebagai ibu hamil risiko tinggi (bumil risti) karena kerap mengalami gangguan hipertensi selama kehamilan. Didampingi oleh tim medis, Ning Ghyta memastikan kondisi Musrifah melalui pemeriksaan fisik langsung serta menyalurkan suplemen tambahan guna menunjang gizi kehamilan.
Ning Ghyta menekankan pentingnya peran aktif seluruh kader PKK, terutama Pokja 4, dalam mengawal kesehatan ibu hamil serta mencegah kasus stunting sejak dini. Menurutnya, intervensi kesehatan dan gizi yang tepat pada masa kehamilan sangat krusial agar anak lahir sehat dan terhindar dari risiko tengkes (stunting). Pendampingan berkelanjutan oleh kader di tingkat akar rumput menjadi kunci keberhasilan program preventif ini.
Selain memantau ibu hamil, rombongan juga menyambangi Kakek Narmo (85), warga lansia penyandang disabilitas fisik akibat kecelakaan beberapa tahun silam yang kini harus beraktivitas menggunakan kursi roda. Melalui program homecare, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menghadirkan kemudahan akses kesehatan bagi kelompok rentan, lansia, dan penyandang disabilitas secara berkala langsung di kediaman mereka.