Sekretaris Jenderal dan Presiden Vietnam, To Lam, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite Pengarah Pusat Bidang Sains, Teknologi, Inovasi, dan Transformasi Digital, menegaskan perlunya langkah konkret untuk mempercepat digitalisasi di seluruh sektor sistem politik. Dalam pertemuan strategis yang melibatkan berbagai instansi pusat, beliau menyoroti urgensi perubahan metode kerja guna meningkatkan efisiensi tata kelola nasional.
Dalam arahannya, To Lam menyoroti tiga paradoks utama yang menghambat kemajuan digital saat ini, yakni rendahnya penyerapan anggaran transformasi, fragmentasi sistem data antarlembaga yang menyebabkan duplikasi pekerjaan, serta lemahnya implementasi di lapangan meskipun dukungan kebijakan telah tersedia. Rendahnya tingkat pencairan investasi publik yang hanya mencapai 12,2% menjadi perhatian khusus yang menuntut perbaikan tata kelola segera.
Pemerintah kini menerapkan rencana aksi 100 hari yang mewajibkan setiap kementerian dan daerah untuk segera menyelesaikan hambatan administratif yang masih tertunda. Fokus utama diarahkan pada pembentukan basis data nasional yang terintegrasi, di mana data dianggap sebagai sumber daya strategis yang harus akurat, bersih, dan dapat diakses bersama guna melayani kebutuhan publik serta efisiensi ekonomi.
Selain itu, pengembangan kecerdasan buatan (AI) akan mulai dioptimalkan dengan prinsip keamanan ketat. To Lam menegaskan bahwa keamanan siber dan perlindungan data nasional adalah prioritas mutlak yang harus dirancang sejak awal pengembangan sistem, bukan sebagai langkah tambahan. Ia melarang keras kebocoran data warga negara maupun data sensitif lainnya oleh instansi mana pun.
Sebagai penutup, kepemimpinan setiap organisasi ditekankan untuk memiliki akuntabilitas penuh. Hasil kinerja transformasi digital kini akan dijadikan tolok ukur utama dalam penilaian individu maupun instansi. Para pimpinan lembaga diinstruksikan untuk berinovasi dan tidak lagi berlindung di balik alasan kendala birokrasi, guna mencapai target pertumbuhan yang lebih modern dan berkelanjutan pada tahun 2026.