Sebuah pesawat kargo Boeing 737 milik maskapai K2 Airways dilaporkan hilang kontak saat sedang dalam perjalanan dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju Karachi, Pakistan, pada Selasa (7/7) malam. Pesawat angkut barang yang telah berusia 27 tahun tersebut diketahui membawa lima orang awak saat insiden nahas terjadi.
Data dari layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan adanya pola penerbangan yang tidak wajar sebelum komunikasi terputus. Pesawat tersebut tercatat mengalami fluktuasi ketinggian yang drastis, termasuk penurunan tajam dari ketinggian 36.550 kaki, sebelum akhirnya menghilang dari radar di titik sekitar 287 kilometer di sebelah barat daya Karachi, tepatnya di atas perairan Laut Arab.
Otoritas penerbangan setempat mengungkapkan bahwa pilot sempat melaporkan adanya kendala pada sistem navigasi sekitar pukul 21.18 waktu setempat. Meskipun tim pengatur lalu lintas udara telah berupaya memberikan panduan darurat, pesawat tersebut kehilangan kontak secara permanen tiga menit kemudian, tepat saat menunjukkan laju penurunan vertikal yang sangat ekstrem hingga mencapai 400 kilometer per jam.
Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan mendalam. Pihak berwenang Pakistan telah mengerahkan operasi pencarian dan penyelamatan terkoordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat. Catatan teknis menunjukkan pesawat ini merupakan hasil modifikasi dari pesawat penumpang menjadi kargo yang dilakukan pada tahun 2012 silam.