Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat Daya tengah mematangkan langkah untuk menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026. Rencana strategis bagi daerah otonom baru (DOB) ini dibahas secara intensif dalam pertemuan audiensi jajaran pengurus daerah bersama Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Marciano Norman menyambut hangat kesiapan pengurus Papua Barat Daya. Ia menilai Musorprov ini sebagai momentum krusial, mengingat kedudukan KONI Papua Barat Daya yang masih sangat muda. Agenda ini diharapkan menjadi tonggak awal yang kuat dalam menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan olahraga demi kemajuan wilayah tersebut.

Dalam arahannya, Ketum KONI Pusat menekankan pentingnya menjaga soliditas dan menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Papua Barat Daya. Marciano juga mengingatkan agar setiap tahapan dalam proses Musorprov dijalankan dengan patuh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, serta menerapkan prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Lebih lanjut, sinergi yang harmonis antara KONI Pusat, KONI Provinsi, pemerintah daerah, dan pengurus cabang olahraga dinilai menjadi kunci utama dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Menanggapi arahan tersebut, perwakilan KONI Papua Barat Daya menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan Musorprov secara tertib dan kondusif demi melahirkan kepengurusan definitif yang mampu membawa prestasi olahraga daerah ke tingkat yang lebih tinggi.