PT Semen Padang tengah membidik peluang ekspansi di sektor non-semen dengan mempererat kolaborasi bersama dua produsen pupuk nasional, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang dan PT Petrokimia Gresik. Penjajakan kerja sama strategis ini ditandai dengan kunjungan jajaran manajemen kedua anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) tersebut ke kantor Semen Padang pada Jumat (17/7/2026).

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyambut baik inisiatif ini sebagai momentum penting untuk memperkokoh hubungan antar-BUMN. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat krusial dalam menciptakan ekosistem bisnis yang tangguh, adaptif, dan kompetitif guna menghadapi tantangan industri global yang dinamis.

Kemitraan antara Semen Padang dan PT Pusri Palembang sebenarnya telah berjalan selama dua tahun dalam penyediaan binder clay, bahan baku penting untuk pembuatan pupuk NPK. Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, berharap kolaborasi ini dapat ditingkatkan ke pasokan material lain seperti filler NPK.

Selain memperkuat kerja sama yang sudah ada dengan Pusri, Semen Padang juga membuka peluang baru untuk menyuplai kebutuhan binder clay dan filler ke PT Petrokimia Gresik. Guna memuluskan rencana ini, Semen Padang telah menyiapkan langkah-langkah teknis mulai dari pengujian sampel material hingga jaminan konsistensi kualitas pasokan.

Senior Engineer Pelaporan dan Pengendalian Material PT Pusri Palembang, Yuliana, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan mengevaluasi pasokan bahan baku yang berjalan serta mencari alternatif bahan pengisi (filler) yang efisien. Hal ini mendesak dilakukan seiring dengan meningkatnya target kapasitas produksi industri pupuk nasional.

Senada dengan Pusri, AVP Operasi Pabrik 2B PT Petrokimia Gresik, Prima Arinugroho, menegaskan pentingnya sinergi antara industri semen dan pupuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pihaknya berupaya mencari alternatif bahan baku berkualitas untuk menyokong program swasembada pangan yang gencar didorong pemerintah.