JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember resmi meluncurkan kelanjutan program sosial "Jember Cinta Kesehatan" (JCK) bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Peluncuran program yang diinisiasi oleh Bupati Jember, Gus Fawait, ini dilangsungkan di Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS), Antirogo, Kecamatan Sumbersari, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Berbeda dengan program kesehatan sebelumnya seperti Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dan dokter keluarga, program JCK kali ini dirancang dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Layanan penanganan medis khusus seperti operasi katarak hingga pembagian alat bantu kaki palsu kini tidak hanya terbatas bagi warga Jember, melainkan juga terbuka untuk masyarakat luar daerah di wilayah Jawa Timur hingga tingkat nasional.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan cuma-cuma ini, pendaftaran dapat diakses secara mudah melalui kanal aduan "Wadul Gus’e" maupun dengan mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Ulfa Elfiah, menyebutkan bahwa program bakti sosial skala besar ini ditargetkan mampu menjangkau 10.000 penerima manfaat lintas usia. Hingga kini, data yang masuk telah mencakup sekitar 4.000 sasaran.
Adapun layanan medis gratis yang disediakan meliputi pengobatan umum, operasi katarak, penanganan kelainan bawaan, hingga pembagian alat bantu kesehatan gratis seperti alat bantu dengar, kacamata korektif, serta kaki dan tangan buatan (protesa). Program ini diharapkan mampu memangkas antrean panjang rujukan di rumah sakit daerah serta mempermudah akses pengobatan bagi warga di wilayah terpencil.
Pemilihan pondok pesantren sebagai lokasi peluncuran program ini membawa pesan simbolis mengenai peran penting ulama dan santri dalam pembangunan sosial. Selain menggunakan alokasi APBD Kabupaten Jember, keberlangsungan program strategis ini ditopang oleh kerja sama multisektor yang melibatkan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) serta organisasi non-pemerintah (NGO).