Pemerintah Kabupaten Natuna terus mematangkan langkah strategis dalam menekan angka tengkes (stunting) dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Intervensi Serentak Pencegahan Stunting serta Akselerasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar secara virtual dari Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, pada Rabu (5/8/2026).
Agenda penting ini dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Bapperida Kabupaten Natuna. Rapat koordinasi ini juga diikuti secara daring oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, hingga para kader Tim Penggerak Posyandu dari seluruh wilayah Kabupaten Natuna.
Langkah taktis ini diambil sebagai tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat dan provinsi, merujuk pada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.5.7/2501/Bangda serta Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau mengenai pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting. Pemkab Natuna berupaya menyelaraskan persepsi dan mempererat sinergi lintas sektor agar program ini dapat berjalan optimal di lapangan.
Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa persoalan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan kerja kolektif yang membutuhkan kepedulian semua pihak. Menurutnya, keterlibatan aktif aparat tingkat kecamatan, desa, hingga kader Posyandu sangat menentukan keberhasilan deteksi dini dan penanganan kesehatan masyarakat secara tepat sasaran.
Selain fokus pada penanganan stunting, akselerasi program CKG juga diarahkan sebagai upaya preventif untuk membangun kesadaran warga dalam memeriksakan kesehatan secara berkala. Guna memastikan akuntabilitas dan efektivitas program, Pemkab Natuna akan menerapkan sistem evaluasi mingguan demi memantau kendala di lapangan dan mengukur progres pelaksanaan di setiap wilayah secara berkala.