Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) resmi meneken nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan galangan kapal asal Rusia, Ak Bars. Kesepakatan strategis tersebut ditandatangani di sela-sela perhelatan pameran industri internasional INNOPROM 2026 yang berlangsung di Ekaterinburg, Rusia, Selasa (7/7/2026).
Prosesi penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Perindustrian Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, bersama dengan Menteri Perindustrian Rusia. Kehadiran delegasi Indonesia dalam ajang ini merupakan bagian dari posisi Indonesia sebagai 'Country Partner', di mana pemerintah memfasilitasi kehadiran berbagai sektor industri tanah air dalam paviliun khusus seluas 1.000 meter persegi.
Ketua Umum DPP Iperindo, Anita Puji Utami, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar berfokus pada aspek transaksional. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memacu alih teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor maritim, serta memperluas jangkauan rantai pasok industri perkapalan nasional di pasar internasional.
"Kami memproyeksikan kemitraan ini sebagai langkah konkret untuk meningkatkan daya saing anggota Iperindo. Fokus ke depan akan mencakup identifikasi peluang pada sektor kapal, industri penunjang, hingga pengiriman tenaga kerja terampil Indonesia untuk berkolaborasi di fasilitas galangan Ak Bars," jelas Anita.
Selain kemitraan antara Iperindo dan Ak Bars, nota kesepahaman serupa juga ditandatangani oleh PT PCM Kabel Indonesia, yang merupakan salah satu anggota Iperindo. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pendahuluan yang telah dilakukan oleh delegasi Ak Bars saat berkunjung ke Jakarta pada April 2026 lalu, yang sekaligus menjadi landasan bagi hubungan ekonomi jangka panjang antara kedua negara di sektor industri kelautan.