Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) secara resmi mengoperasikan Gedung Rehabilitasi NAPZA Terpadu di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, Desa Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau. Peresmian fasilitas baru bernama "Isen Mulang Akademi" ini dilakukan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, yang hadir mewakili Gubernur pada Rabu (15/7/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menangani persoalan penyalahgunaan narkotika secara komprehensif. Linae menekankan bahwa adiksi zat terlarang bukan sekadar masalah kesehatan fisik, melainkan isu kompleks yang berdampak langsung pada ketahanan sosial, masa depan keluarga, serta kelangsungan generasi muda di Kalimantan Tengah.

Pembangunan gedung khusus rehabilitasi ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025. Direktur RSJ Kalawa Atei, Seniriaty, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas baru ini merupakan jawaban nyata atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap tempat rehabilitasi yang aman, representatif, dan dikelola secara profesional.

Gedung "Isen Mulang Akademi" menyediakan 11 unit kamar perawatan yang terbagi dalam kelas VIP hingga Kelas III. Untuk mendukung pemulihan pasien secara total, gedung ini dilengkapi dengan ruang konseling, aula serbaguna, sarana laundry mandiri, hingga perpustakaan. Program pemulihan yang dirancang meliputi fase detoksifikasi serta program reguler selama 90 hari, yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis pasien di bawah pengawasan langsung dokter spesialis jiwa dan konselor adiksi.

Selain meresmikan gedung baru, RSJ Kalawa Atei juga memperkenalkan terobosan layanan pengantaran obat bertajuk "SOBAT KALAWA" (Siap Antar Obat Kalawa Atei). Layanan ini dirancang khusus untuk mempermudah akses pengobatan bagi pasien rawat jalan di wilayah Kota Palangka Raya guna menjamin keberlanjutan proses penyembuhan tanpa terkendala jarak.