PT Tempo Scan Pacific Tbk (Tempo Scan) secara resmi mengumumkan kerja sama strategis berupa pembentukan usaha patungan (joint venture) dengan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ). CTTQ merupakan anak usaha dari Sino Biopharmaceutical Limited (SBP Group), salah satu raksasa farmasi berbasis riset terkemuka asal Tiongkok. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat lini bisnis farmasi spesialis (specialty pharmaceutical) di tanah air.
Perusahaan patungan yang diberi nama PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI) ini dirancang untuk membuka akses yang lebih luas bagi pasien di Indonesia terhadap obat-obatan modern, inovatif, dan berkualitas tinggi. Kolaborasi ini menggabungkan portofolio obat inovatif serta kemampuan riset SBP Group dengan jaringan distribusi dan pemahaman pasar lokal yang kuat dari Tempo Scan.
Selain penyediaan produk kesehatan berkualitas tinggi, kemitraan strategis ini juga diharapkan mampu memicu transfer teknologi serta pengetahuan dalam sektor manufaktur farmasi. Upaya tersebut dinilai krusial dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional jangka panjang serta membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi magnet investasi yang sangat menarik bagi pelaku bisnis global.
Sebagai perusahaan asli Indonesia yang menaungi merek-merek legendaris seperti bodrex, hemaviton, dan MY BABY, Tempo Scan saat ini mengoperasikan 16 fasilitas produksi dengan dukungan 238 jaringan distribusi nasional. Kehadiran TCBI melengkapi ekosistem layanan kesehatan terintegrasi milik perseroan yang mencakup riset, manufaktur, hingga komersialisasi produk secara masif.
Executive Chairman & Co-founder Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting bagi perusahaan untuk masuk lebih dalam ke sektor bioteknologi. Di sisi lain, President International SBP Group, Philip Duong, optimistis kolaborasi ini dapat mempercepat penetrasi terapi medis inovatif yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.