United Overseas Bank (UOB) mengumumkan penunjukan Tan Choon Hin sebagai Head of ASEAN and Greater China yang baru. Keputusan strategis ini, yang akan berlaku efektif mulai 1 September 2026, bertujuan untuk memperkokoh penetrasi bisnis lintas batas UOB di kawasan Asia yang tengah berkembang pesat.
Saat ini, Tan masih mengemban amanah sebagai Deputy Chief Risk Officer di UOB. Pada posisi barunya kelak, ia akan memimpin langsung operasional regional UOB, mencakup anak perusahaan di Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan China daratan, serta jaringan kantor cabang di Hong Kong dan Taiwan. Dalam menjalankan tugasnya, Tan akan bertanggung jawab langsung kepada Chief Executive Officer (CEO) UOB, Wee Ee Cheong.
Selain memimpin wilayah operasional tersebut, Tan juga akan mengawasi unit Foreign Direct Investment (FDI) Advisory UOB. Kinerja divisi ini cukup impresif, di mana dalam enam bulan terakhir telah memfasilitasi lebih dari 300 rencana ekspansi lintas negara dengan estimasi nilai investasi mencapai S$5,6 miliar atau sekitar US$4,38 miliar. Sejak didirikan pada tahun 2011, unit khusus ini telah mendampingi lebih dari 4.200 korporasi asing untuk melakukan ekspansi regional, termasuk mendukung lebih dari 370 perusahaan di Thailand dengan realisasi investasi asing melampaui US$1,6 miliar sejak 2019.
Langkah penunjukan ini momentumnya bertepatan dengan tren pertumbuhan positif kinerja keuangan UOB. Pada kuartal kedua tahun 2026, bank asal Singapura ini mencatatkan laba bersih sebesar S$1,48 miliar, mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan perolehan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar S$1,34 miliar. Pertumbuhan ini ditopang oleh pendapatan berbasis komisi yang naik 5 persen menjadi S$665 juta serta lonjakan pendapatan non-bunga sebesar 28 persen.
Sektor wealth management menjadi salah satu motor utama pertumbuhan dengan peningkatan pendapatan sebesar 16 persen, di mana dana kelolaan nasabah kaya (high-net-worth) melonjak 7 persen mencapai S$204 miliar. Di sisi lain, volume pinjaman perdagangan (trade loans) UOB juga menunjukkan performa solid dengan pertumbuhan sebesar 33 persen secara tahunan pada semester pertama 2026, menegaskan pentingnya bisnis lintas negara bagi segmen wholesale banking perseroan.