Perusahaan teknologi asal Malaysia, SRKK AI Berhad, resmi melebarkan sayap bisnisnya ke pasar Indonesia dengan mendirikan entitas lokal baru bernama PT SRKK Consulting Indonesia yang berkedudukan di Jakarta. Langkah strategis ini direalisasikan sebagai bagian dari pemanfaatan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) guna mempercepat ekspansi bisnis di kawasan regional.
Sebagai langkah awal, perusahaan telah mengamankan proyek perdana di Indonesia senilai US$60.000 atau setara dengan RM244.590. Ekspansi ini ditopang oleh alokasi dana sebesar RM1,84 juta yang dikhususkan dari perolehan IPO. Sebelum peresmian entitas baru ini, SRKK AI juga tercatat telah menyelesaikan empat proyek uji coba konsep (proof of concept) di Jakarta sepanjang tahun lalu.
Chief Executive Officer SRKK AI, Yew Lip Sin, menjelaskan bahwa dana yang dihimpun dari lantai bursa menjadi katalis penting untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis regional. Guna memimpin operasional di tanah air, PT SRKK Consulting Indonesia menunjuk Edmund Situmorang sebagai Presiden Direktur, yang nantinya akan didukung langsung oleh tenaga ahli Data & AI Technical Architect pertama perusahaan di Indonesia.
Keputusan ekspansi ini didorong oleh proyeksi positif industri transformasi digital di Indonesia. Nilai pasar sektor teknologi ini diperkirakan akan terus meroket, dari Rp1.054,1 triliun pada tahun 2026 hingga diproyeksikan menyentuh angka Rp1.270,7 triliun pada tahun 2028 mendatang.