Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Kota Tanjungpinang diwarnai aksi nyata pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang menyelenggarakan bakti kesehatan berupa khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar warga Kampung Bugis dan Senggarang. Acara yang berlangsung di Kantor BNN Kota Tanjungpinang pada Sabtu (27/6) ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M.
Dalam arahannya, Ariza menekankan bahwa peringatan HANI tidak boleh dipandang sebagai formalitas belaka. Menurutnya, momen ini harus menjadi penguat tekad seluruh komponen bangsa untuk melindungi generasi muda dari jeratan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ia mengangkat tema HANI tahun ini, yakni "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045", sebagai cermin betapa krusialnya peran generasi muda yang sehat dan tangguh bagi masa depan negeri.
Wakil orang nomor satu di Tanjungpinang itu juga mengingatkan bahwa permasalahan narkoba bukan semata urusan aparat penegak hukum. Upaya pencegahan membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, mulai dari lingkungan keluarga, institusi pendidikan, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga setiap individu di tengah masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memperketat pengawasan terhadap anak-anak, serta berani menolak narkoba secara tegas. Mari bersama-sama mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba," tegas Ariza mewakili Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Ariza turut menyampaikan penghargaan kepada BNN Kota Tanjungpinang serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan HANI. Ia berpesan agar generasi muda senantiasa mengoptimalkan potensi diri melalui jalur pendidikan, olahraga, seni, budaya, dan aktivitas konstruktif lainnya. "Jadilah pelopor perubahan dan agen inspirasi untuk semangat hidup sehat tanpa narkoba. Masa depan Indonesia Emas 2045 ada di tangan generasi muda yang berkualitas dan berintegritas," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BNN Kota Tanjungpinang, Kombes Pol Mohamad Dafi Bastomi, S.H., S.I.K., M.I.K., mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan konsisten dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, termasuk keterlibatan puskesmas dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut. Ia merinci bahwa kegiatan kali ini meliputi khitanan massal untuk 50 anak serta pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga.
Selain layanan kesehatan, BNN juga membuka akses konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkoba. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif penyelamatan generasi bangsa. "Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh mitra harus terus diperkuat agar generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Bersinar dapat tercapai," pungkas Dafi.