Merespons meningkatnya berbagai bentuk tindak kejahatan dan gangguan keamanan di kawasan Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melalui Bagian KPH (BKPH) Subah menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Subah dalam sebuah rapat koordinasi lintas sektoral. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Subah pada Rabu (24/06) ini membahas langkah-langkah strategis untuk mencegah dan menanggulangi pencurian, pembegalan, pembalakan liar (illegal logging), serta beragam penyakit masyarakat lainnya.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Subah tersebut menghadirkan berbagai unsur penting dalam struktur keamanan dan kemasyarakatan di tingkat kecamatan. Hadir dalam pertemuan itu jajaran Forkopimcam Subah meliputi Koramil dan Polsek Subah, pihak Perhutani, para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kalangan pemuda setempat.

Kepala BKPH Subah, Budi Karyanto, yang mewakili Administratur KPH Kendal Muhadi, mengungkapkan bahwa tren gangguan keamanan belakangan ini menunjukkan peningkatan signifikan. Berbagai permasalahan mulai dari kenakalan remaja, tawuran antarpemuda, aksi begal, balap liar, hingga pembalakan liar di kawasan hutan menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Budi menjelaskan bahwa eskalasi gangguan keamanan tersebut dipicu oleh sejumlah faktor struktural, antara lain sempitnya lapangan kerja, melonjaknya harga kebutuhan pokok, serta dinamika kondisi sosial masyarakat yang turut mendorong peningkatan potensi ancaman keamanan, termasuk di wilayah hutan yang menjadi tanggung jawab Perhutani.

"Melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang diikuti jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda ini, kami sepakat dan optimistis untuk mewujudkan wilayah Subah yang aman, tertib, dan nyaman," tegas Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan penghargaan terhadap solidnya dukungan seluruh pihak di Kecamatan Subah selama ini. Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi antara Perhutani dan Forkopimcam melalui jalur komunikasi yang terbuka, silaturahmi yang berkelanjutan, serta kekompakan dalam melaksanakan tugas-tugas bersama. Menurutnya, kolaborasi yang telah terjalin selama ini terbukti mampu menciptakan kondisi wilayah yang relatif aman dan kondusif dari berbagai ancaman kejahatan.

Senada dengan hal tersebut, Camat Subah Muhammad Yasin menegaskan komitmen penuh pemerintah kecamatan untuk bahu-membahu bersama Perhutani dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga. Yasin memandang rapat koordinasi semacam ini memiliki nilai strategis yang tinggi karena setiap tantangan akan lebih mudah diatasi apabila ditanggung dan diselesaikan secara kolektif.

"Masyarakat menginginkan kondisi yang aman, nyaman, dan tenteram, baik dari tindak kejahatan maupun berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya. Melalui sinergi yang kuat, kita dapat menjalankan tugas dengan lebih baik sekaligus mempererat hubungan antarinstansi demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Yasin.

Dari kalangan generasi muda, Erik Wicaksono selaku perwakilan tokoh pemuda Desa Kalimanggis turut menyuarakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Erik menyatakan kesiapan elemen pemuda untuk terlibat aktif dalam berbagai upaya pengamanan lingkungan agar wilayah Subah dan sekitarnya tetap terjaga stabilitasnya.

"Kami dari kalangan pemuda sangat mendukung berbagai upaya untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami siap berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan agar wilayah Subah dan sekitarnya tetap aman dan kondusif," ungkap Erik.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Perhutani KPH Kendal bersama Forkopimcam Subah dan seluruh komponen masyarakat meneguhkan komitmen bersama untuk terus memperkokoh kolaborasi dalam mengawal keamanan dan ketertiban wilayah. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu melindungi kawasan hutan dari ancaman pembalakan liar sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Subah.