REJANG LEBONG — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi'ah, menggelar sesi Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di hadapan jamaah Majelis Taklim Al-Mujahidin, Kelurahan Air Bang, pada Ahad (28/6). Kegiatan ini mengangkat tema "Kesehatan Menurut Pandangan Islam" guna memperkuat kesadaran warga tentang keterkaitan erat antara menjaga kesehatan dan nilai-nilai keislaman.

Dalam paparannya, Siti Robi'ah menekankan bahwa Islam menaruh perhatian besar terhadap keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani. Menurutnya, merawat kondisi tubuh bukan semata kebutuhan biologis, melainkan juga wujud syukur seorang hamba atas karunia yang dianugerahkan Allah SWT. Dengan fisik yang prima, seorang muslim dinilai akan lebih maksimal dalam menunaikan ibadah serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

PAI tersebut turut menjelaskan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan teladan konkret dalam menjaga kesehatan, mulai dari membiasakan kebersihan, mengonsumsi makanan halal dan bergizi (halalan thayyiban), berolahraga secara teratur, hingga beristirahat secara cukup. Keseimbangan antara kebutuhan fisik dan spiritual menjadi fondasi penting yang diajarkan dalam tuntunan Nabi.

Selain aspek jasmani, Siti Robi'ah juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan batin. Ia menganjurkan jamaah untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, serta berdoa sebagai sarana menyehatkan hati. Di sisi lain, sifat-sifat tercela seperti iri hati, dengki, dan prasangka buruk perlu dijauhi karena dapat merusak ketenangan jiwa dan hubungan sosial.

"Kesehatan adalah amanah dari Allah SWT yang wajib dijaga. Islam mengajarkan prinsip pencegahan lebih utama daripada pengobatan. Maka, menerapkan pola hidup sehat merupakan ikhtiar sekaligus bentuk ketaatan kepada-Nya," tegas Siti Robi'ah saat memberikan pembinaan.

Ia juga mendorong para jamaah untuk konsisten menerapkan pola hidup bersih, menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif yang sejalan dengan anjuran agama.

Kegiatan penyuluhan tersebut berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh jamaah MT Al-Mujahidin. Para peserta tampak aktif menyimak materi dan terlibat dalam diskusi seputar implementasi gaya hidup sehat berdasarkan syariat Islam dalam keseharian mereka.

Melalui program pembinaan ini, KUA Curup Tengah menaruh harapan besar agar masyarakat semakin menyadari bahwa ajaran Islam bersifat komprehensif dan mencakup seluruh dimensi kehidupan, termasuk kesehatan. Dengan terciptanya masyarakat yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual, diharapkan dapat melahirkan keluarga-keluarga tangguh, harmonis, serta mampu mewujudkan kehidupan yang sakinah, mawaddah, warahmah.