Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengambil langkah taktis dengan mengerahkan ratusan petugas medis untuk mengawal jalannya pawai karnaval, parade drum band, dan sepeda hias dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Pangkalpinang, Kamis (27/8/2026). Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan, seperti dehidrasi dan pingsan, menyusul cuaca panas terik yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Babel, Burhanuddin, menjelaskan bahwa tim medis dan armada ambulans dikerahkan secara mobile untuk mendampingi para peserta di sepanjang rute pawai. Petugas kesehatan tersebut merupakan gabungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Babel, dinas kesehatan tingkat kabupaten/kota seperti Pangkalpinang, Bangka, dan Bangka Tengah, serta sejumlah rumah sakit setempat.

Guna memastikan penanganan yang cepat dan efektif, skema pengawalan diterapkan secara ketat di mana setiap lima tim peserta pawai didampingi oleh satu unit ambulans dan satu tim medis. Selain itu, seluruh puskesmas dan rumah sakit di wilayah Kota Pangkalpinang juga telah diinstruksikan untuk berada dalam kondisi siaga penuh guna menerima rujukan darurat dari lapangan.

Karnaval tahun ini diikuti oleh ratusan kelompok peserta yang terbagi atas 128 tim karnaval, 19 tim drum band, dan 27 tim sepeda hias. Peserta terdiri dari berbagai kalangan mulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA, aparatur sipil negara (ASN), instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum. Antusiasme warga yang memadati sepanjang jalan protokol untuk menonton parade semakin menambah kepadatan dan suhu di lokasi acara.

Mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrem, pemerintah mengimbau para peserta maupun masyarakat yang menonton untuk menjaga kondisi fisik mereka. Pengunjung dan peserta diharapkan membawa persediaan air minum yang cukup agar terhindar dari risiko dehidrasi selama rangkaian acara berlangsung.