SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Komitmen ini ditunjukkan dengan dibukanya program skrining Tuberkulosis (TBC) dan program Cari Kasus Gejala (CKG) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda bekerja sama dengan pihak Rutan Kelas I Samarinda. Langkah kolaboratif tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi penyebaran penyakit menular, khususnya TBC, di lingkungan hunian warga binaan yang rentan akibat tingkat kepadatan hunian yang tinggi.
Dalam sambutannya, Rusmadi menegaskan pentingnya akses layanan kesehatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Beliau menyampaikan bahwa warga binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak guna menjamin kualitas hidup mereka selama menjalani masa pembinaan.
Melalui pemeriksaan massal ini, diharapkan kasus TBC dapat dideteksi secara cepat sehingga penanganan medis dan langkah isolasi dapat segera dilakukan sebelum penularan meluas. Pemerintah Kota Samarinda juga memastikan ketersediaan logistik obat-obatan secara memadai bagi warga binaan yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.