Pemerintah Kota Pasuruan tengah mengkaji kemungkinan memindahkan lokasi Car Free Day (CFD) dari kawasan Jalan Pahlawan ke Alun-alun Kota Pasuruan. Rencana ini muncul setelah aktivitas olahraga masyarakat di kawasan alun-alun dinilai semakin meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Selama ini, CFD rutin digelar di sepanjang Jalan Pahlawan dan berlanjut dengan kegiatan Car Free Night (CFN). Namun, perubahan pola aktivitas warga, terutama meningkatnya minat untuk berjalan kaki, jogging, dan berolahraga di sekitar alun-alun, membuat pemkot mulai mengevaluasi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyampaikan bahwa rencana pemindahan itu belum menjadi keputusan final. Pemerintah daerah masih melakukan pembahasan serta evaluasi agar pelaksanaan CFD nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Rencana CFD kami pindah di Alun-alun karena melihat sekarang trennya masyarakat suka berolahraga di lokasi tersebut,” ujar Adi Wibowo, yang akrab disapa Mas Adi.

Menurut pemkot, Alun-alun Kota Pasuruan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat. Selain menjadi lokasi favorit untuk jogging dan jalan sehat, kawasan tersebut juga dinilai mampu menampung berbagai komunitas olahraga yang kini terus berkembang di kota tersebut.

Jika rencana ini direalisasikan, CFD di Alun-alun diharapkan tidak hanya menjadi ruang bebas kendaraan, tetapi juga wadah interaksi sosial yang lebih nyaman, aman, dan sehat bagi warga. Pemkot menilai ruang publik yang tertata dapat mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga.

Di sisi lain, pemindahan lokasi CFD juga dikaitkan dengan upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Pasuruan masih menilai dampak pelaksanaan CFD dan CFN terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya para pedagang yang memanfaatkan keramaian kegiatan tersebut.

Adi Wibowo menegaskan, CFD dan CFN selama ini tidak semata-mata menghadirkan keramaian di ruang publik. Kegiatan tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan melalui kehadiran warga yang berolahraga, berwisata, maupun sekadar menikmati suasana kota.