Geliat dunia olahraga di Kota Kupang semakin bergairah dengan rencana penyelenggaraan dua ajang kompetisi berskala besar pada Juli 2026. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi menyampaikan dukungannya terhadap persiapan Turnamen Biliar Wali Kota Cup I serta event lari massal bertajuk Independen Run PASI Kota Kupang 2026 usai menerima audiensi dari pengurus terkait di ruang kerjanya, Selasa (23/6).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Kupang, Herry Kadja Dahi, beserta jajarannya, serta perwakilan Independen Run PASI Kota Kupang. Turut mendampingi Wali Kota dalam audiensi itu adalah Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang Alan Y. Girsang, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Elia Carolina Tiara, serta Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang Hubert Mani.

Herry Kadja Dahi menjelaskan bahwa Turnamen Biliar Wali Kota Cup I dirancang sebagai kompetisi tahunan guna mendorong kemajuan olahraga biliar di Kota Kupang. Pertandingan akan berlangsung di Phantom Billiard mulai 8 hingga 12 Juli 2026, dengan acara penutupan yang rencananya dipimpin langsung oleh Wali Kota Kupang pada hari terakhir penyelenggaraan.

Turnamen ini tidak hanya membuka peluang bagi atlet lokal, melainkan juga telah menarik minat peserta dari berbagai daerah di Provinsi NTT. "Hingga saat ini, sudah ada konfirmasi pendaftaran dari sejumlah atlet asal Kabupaten Alor, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Timor Tengah Selatan. Panitia juga telah menyiapkan piala, piagam penghargaan, serta hadiah bagi para pemenang," ungkap Herry.

Selain turnamen biliar, antusiasme masyarakat yang luar biasa juga terlihat pada ajang Independen Run PASI Kota Kupang 2026. Event lari massal dengan rute sepanjang 5 kilometer di kawasan Jalan El Tari ini dijadwalkan digelar pada Sabtu, 11 Juli 2026 pagi. Demi menjamin kenyamanan dan keselamatan seluruh peserta, panitia membatasi kuota sebanyak 500 pelari — dan jumlah tersebut telah terisi penuh dalam waktu singkat. Setiap peserta yang berhasil mencapai garis finis akan memperoleh jersey dan medali, sementara tiga besar kategori putra dan putri akan mendapatkan hadiah apresiasi khusus.

Diskusi dalam audiensi tersebut juga menyinggung persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik yang akan digelar dalam waktu dekat. Penyelenggaraan kejuaraan ini mengandalkan skema kolaborasi anggaran antara Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur demi memastikan tersedianya fasilitas serta akomodasi yang memadai bagi para atlet peserta.

Merespons seluruh rencana tersebut, Wali Kota dr. Christian Widodo menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus membuka ruang kompetisi bagi berbagai cabang olahraga, meskipun di tengah proses penyesuaian anggaran daerah. "Kami berharap turnamen biliar ini dapat menjadi pemantik awal yang nantinya bisa digilir ke cabang olahraga lainnya, sekaligus mengarahkan olahraga biliar ke arah yang lebih positif dan berprestasi," tegas Wali Kota.

Mengingat tingginya animo masyarakat, Pemerintah Kota Kupang juga mengingatkan seluruh panitia penyelenggara untuk mempersiapkan aspek teknis secara matang. Koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Bagian Umum Setda Kota Kupang ditekankan agar rangkaian kegiatan olahraga tersebut dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.