Euforia perhelatan akbar Piala Dunia turut dirasakan oleh masyarakat di Kota Bengkulu. Menanggapi tingginya animo publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berencana memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) berskala besar agar warga dapat menikmati setiap pertandingan dalam suasana yang lebih meriah dan inklusif.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan bahwa kawasan Simpang Lima menjadi lokasi utama yang diproyeksikan sebagai pusat berkumpulnya para pecinta sepak bola. Dedy menilai turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga tanpa dibatasi sekat sosial.

Pihak pemerintah kini tengah melakukan koordinasi intensif terkait aspek teknis, mulai dari penyediaan perangkat layar lebar hingga pengaturan keamanan dan kenyamanan di ruang terbuka. Dedy menegaskan bahwa pihaknya sedang memastikan kesiapan sistem penyiaran yang bekerja sama dengan pihak pemegang hak siar agar seluruh proses berjalan lancar sesuai ketentuan.

Selain membahas persiapan teknis, Wali Kota juga berbagi pandangan mengenai dinamika kompetisi di lapangan hijau. Ia menaruh harapan tinggi pada tim-tim dengan mentalitas juara, seperti Argentina yang dipimpin oleh Lionel Messi, seraya menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas di setiap laga.

Rencana nobar ini disambut dengan antusiasme positif oleh masyarakat setempat yang mendambakan ruang publik untuk menikmati pertandingan bersama keluarga maupun rekan sejawat. Hingga saat ini, Pemkot Bengkulu terus mematangkan konsep acara agar nantinya dapat menghadirkan hiburan yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Bengkulu.