SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menyusun agenda olahraga berskala regional hingga nasional yang direncanakan berlangsung secara bertahap sampai 2027. Program ini disiapkan sebagai respons atas meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga, terutama lari.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah Sangatta Festival Run. Kegiatan tersebut dijadwalkan digelar pada September 2026 dengan dua nomor lomba, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer.

Selain itu, pemerintah daerah juga merancang kompetisi lari dengan tantangan lebih panjang melalui kategori half marathon sejauh 21 kilometer. Ajang ini diharapkan mampu menarik peserta dari berbagai daerah dan memperkuat posisi Sangatta sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan event olahraga.

Ardiansyah menilai, lari kini tidak lagi dipandang sebagai tren sesaat. Menurutnya, olahraga tersebut telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern untuk menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah aktivitas harian yang padat.

Melihat perkembangan tersebut, Pemkab Kutai Timur berkomitmen menyediakan dukungan yang lebih memadai, termasuk ruang publik dan fasilitas yang representatif bagi masyarakat yang ingin berolahraga secara aman dan nyaman.

“Kita berharap ini tidak hanya menjadi pesta olahraga lokal, tetapi juga membuka peluang pada level yang lebih tinggi. Saya yakin berbagai event yang diselenggarakan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat dari daerah,” ujar Ardiansyah.

Melalui agenda olahraga yang terencana, pemerintah daerah berharap antusiasme warga dapat diarahkan menjadi gerakan hidup sehat sekaligus membuka peluang pembinaan prestasi bagi pelari lokal Kutai Timur.