Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat memberikan penanganan medis bagi warga Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, pasca-musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan wisata budaya tersebut. Layanan yang berfokus pada pemeriksaan fisik dan pembagian suplemen gratis ini diinisiasi guna mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan warga di lokasi terdampak.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Johan Effendy, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan dua posko kesehatan strategis untuk mempermudah aksesibilitas warga. Posko pertama ditempatkan di area parkir utara dengan koordinasi bersama Dokkes Polda NTB, sementara posko kedua beroperasi langsung di dalam pemukiman warga, tepatnya di gedung Posyandu Dusun Sade.
Di posko-posko tersebut, petugas medis rutin melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, membagikan masker pelindung pernapasan, serta menyalurkan vitamin secara cuma-cuma. Johan menambahkan, program pendampingan medis ini direncanakan akan terus berjalan hingga dua pekan ke depan guna memastikan kondisi fisik masyarakat adat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana.
Sebelumnya, kebakaran besar melanda destinasi wisata ikonik di Lombok ini pada Sabtu malam (22/8/2026), melalap habis ratusan rumah adat yang berbahan dasar kayu, bambu, dan atap ilalang. Kendati tidak menelan korban jiwa, musibah tersebut menghanguskan harta benda berharga milik warga, mulai dari tabungan, emas, hingga kain tenun tradisional yang menjadi komoditas utama perekonomian mereka.