Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mempertegas komitmennya dalam mengawal persiapan kontingen Merah Putih untuk berlaga di Asian Games 2026 yang akan dihelat di Aichi dan Nagoya, Jepang. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh elemen pendukung atlet berjalan tanpa kendala teknis berarti.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, bersama Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi penyelenggaraan. Fokus utama dari lawatan ini adalah meninjau kesiapan infrastruktur, mulai dari venue pertandingan, fasilitas pemulihan, hingga akomodasi atlet.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi Indonesia juga membangun sinergi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo. Koordinasi lintas instansi ini krusial untuk memastikan aspek diplomatik dan dukungan operasional selama atlet berada di Negeri Sakura tetap terjamin, sehingga para atlet dapat fokus penuh pada target prestasi.
Secara rinci, tim telah melakukan inspeksi ke sejumlah titik strategis seperti JRA Equestrian Park, rumah sakit rujukan di Nagoya, serta beberapa lokasi pusat pemulihan (recovery center). Langkah mitigasi ini diharapkan mampu meminimalisir kendala nonteknis yang berpotensi mengganggu performa kontingen di ajang empat tahunan tersebut.
Asian Games 2026 direncanakan bergulir mulai 19 September hingga 4 Oktober. Dengan persiapan yang matang sedari dini, NOC Indonesia optimistis dapat memberikan lingkungan kompetisi terbaik bagi atlet Indonesia untuk bersaing dengan perwakilan dari 46 negara peserta lainnya.