Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan IPB University menggelar program 'Capacity Building Tani Berkah' di Bogor pada 20–24 Juli 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengakselerasi kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan pesantren melalui penerapan teknologi pertanian modern.

Pelatihan yang menyasar pengelola pesantren Angkatan 1, 2, dan 3 dari berbagai wilayah di Indonesia ini difokuskan pada penguasaan teknologi 'smart farming' berbasis greenhouse. Melalui sistem ini, sektor pertanian di lingkungan pesantren diharapkan menjadi lebih produktif, efisien, serta adaptif terhadap tantangan perubahan iklim global.

Kepala Lembaga Kepemimpinan dan Pendidikan Eksekutif (LKPE) IPB University, Naufal Mahfudz, menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam sektor agraria saat ini. Ia berharap agar materi yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada tataran teori, melainkan segera diimplementasikan secara nyata di pondok pesantren masing-masing demi mendorong transformasi pertanian lokal.

Senada dengan hal itu, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Suryono, mengungkapkan bahwa BI kini membina sekitar 1.000 pesantren beserta unit usahanya di seluruh tanah air. Kehadiran program ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas kewirausahaan syariah yang memberikan dampak sosial-ekonomi lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Selama program intensif berlangsung, para peserta dibekali ilmu komprehensif mulai dari manajemen operasional greenhouse, sistem irigasi otomatis, pengendalian lingkungan tumbuh tanaman, hingga analisis bisnis pertanian modern. Selain teori, mereka juga melakukan studi lapangan langsung di Agribusiness and Technology Park IPB University serta Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor guna melihat replikasi teknologi secara riil.

Antusiasme tinggi ditunjukkan para peserta yang berharap program pendampingan ini terus berlanjut secara berkesinambungan. Adanya potensi stimulus fasilitas greenhouse dari BI menjadi harapan baru bagi ekosistem pesantren untuk bertransformasi menjadi pusat inovasi agribisnis modern yang mandiri dan berdaya saing tinggi.