Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kotabumi resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Kemitraan ini ditujukan untuk mengintegrasikan riset akademik dan inovasi teknologi ke dalam sistem pembimbingan serta pemberdayaan para klien pemasyarakatan.

Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, menjelaskan bahwa kerja sama lintas sektor dengan perguruan tinggi berbasis teknologi merupakan langkah taktis untuk memperluas jejaring pembinaan. Pemanfaatan ilmu pengetahuan diharapkan mampu memberikan nilai tambah serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.

Ruang lingkup kolaborasi yang disepakati di Bandarlampung ini tidak hanya berpusat pada sektor pendidikan dan penelitian, melainkan juga pengabdian masyarakat. Program-program ini dirancang untuk berdampak langsung pada proses reintegrasi sosial, sehingga warga binaan lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Langkah progresif ini juga menjadi bentuk implementasi lokal dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selain itu, sinergi ini selaras dengan pilar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia nasional.

Afan menekankan bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak dapat dicapai secara instan tanpa adanya dukungan eksternal. Sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat luas diharapkan mampu melahirkan ekosistem pembinaan yang modern, inovatif, humanis, serta berkelanjutan.