Kemeriahan menyelimuti kawasan pesisir Kabupaten Jembrana saat puluhan sampan tradisional beradu cepat di sepanjang aliran sungai Desa Perancak. Perlombaan yang memacu adrenalin ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Negara ke-131 sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Acara adat bernuansa olahraga ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Guna memberikan dukungan moral secara langsung, Bupati dan Wakil Bupati bahkan turut menaiki sampan untuk memantau perjuangan para peserta yang mendayung sekuat tenaga menuju garis finis di Jembatan Air Kuning.

Bagi masyarakat setempat, agenda tahunan ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, melainkan ruang sosial untuk mempererat tali silaturahmi. Antusiasme warga terlihat dari padatnya penonton di sepanjang bantaran sungai sejak pagi hari, menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat dan penuh kegembiraan.

Bupati Kembang Hartawan menekankan bahwa esensi utama dari perlombaan ini adalah pelestarian warisan budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi generasi muda untuk tetap mencintai dan menjaga tradisi bahari Jembrana, dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, memaparkan bahwa kompetisi kali ini diikuti oleh 29 pasang peserta. Pihak panitia juga telah menyiapkan apresiasi berupa dana pembinaan senilai Rp2,5 juta untuk juara pertama, Rp2 juta untuk juara kedua, dan Rp1,8 juta untuk peraih tempat ketiga.