Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat ke-XVI tahun 2026. Sebagai wujud komitmen, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus yang dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2026.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Motisokhi Hura, menjelaskan bahwa pembahasan draf APBD-P kini tengah dikebut bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Proses pembahasan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026 untuk segera dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, sehingga pengesahan dan pencairan anggaran dapat berjalan lancar pada awal September 2026.

Kendati dihadapkan pada sejumlah tantangan geografis dan logistik, termasuk kendala transportasi antarpulau, Pemkab Mentawai optimistis kendala tersebut dapat diatasi melalui koordinasi yang solid. Upaya penyelesaian masalah ini dibahas secara intensif dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang melibatkan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Barat beserta perwakilan dari lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan di bumi Sikerei.

Ketua KONI Sumatra Barat, Hamdanus, mengapresiasi keberanian dan komitmen Kepulauan Mentawai yang bersedia menjadi salah satu tuan rumah di tengah keterbatasan. Terlebih lagi, ajang olahraga terbesar di Sumatra Barat ini sempat tertunda selama delapan tahun. Kesiapan Mentawai untuk menyelenggarakan kompetisi di lima cabang olahraga diharapkan mampu mencetak prestasi sekaligus menyukseskan aspek administrasi penyelenggaraan.

Dengan rampungnya Rakornis di Mentawai, tercatat total 12 kabupaten dan kota di Sumatra Barat telah menyatakan kesiapan serupa untuk menggelar pertandingan. Langkah kolektif ini memastikan bahwa Porprov Sumbar XVI tahun 2026 akan berjalan sesuai dengan arahan dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.