Jejaring bisnis presenter kenamaan Raffi Ahmad melalui bendera RANS kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Laporan investigasi terbaru yang dirilis oleh Project Multatuli mengungkap adanya keterkaitan antara 35 unit usaha di bawah payung RANS dengan sedikitnya 17 figur yang dikategorikan sebagai Politically Exposed Person (PEP).
Data tersebut menunjukkan bahwa ekosistem bisnis yang dibangun Raffi Ahmad tidak hanya melibatkan kalangan selebritas, tetapi juga merambah ke lingkaran elit kekuasaan. Di antara nama-nama yang mencuat, terdapat Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dua putra mantan Presiden Joko Widodo, yang tercatat memiliki andil dalam struktur bisnis tersebut.
Tidak hanya terbatas pada keluarga mantan presiden, gurita bisnis ini juga melibatkan sejumlah pejabat aktif di pemerintahan. Nama-nama seperti Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo disebut-sebut memiliki keterkaitan, baik melalui kepemilikan saham maupun relasi profesional dalam entitas bisnis yang dijalankan.
Keterlibatan berbagai pihak dengan latar belakang politik dan pemerintahan ini memicu diskusi luas mengenai potensi benturan kepentingan. Fenomena ini pun memantik spekulasi di ruang publik terkait bagaimana jejaring bisnis privat dapat bersinggungan erat dengan figur-figur yang memegang otoritas kebijakan di Indonesia.