Kehadiran teknologi hybrid pada jajaran Yamaha Gear Ultima kerap memicu pertanyaan di kalangan konsumen otomotif lokal. Banyak calon pembeli di Pekalongan yang keliru menganggap bahwa sistem hybrid pada skutik ini memerlukan pengisian daya listrik layaknya kendaraan listrik murni.
Kepala Teknisi Dealer Yamaha Kota Pekalongan, Ulinnuha, mengungkapkan bahwa edukasi mengenai cara kerja sistem ini menjadi prioritas layanan di dealernya. Menurutnya, pemahaman masyarakat perlu diluruskan agar tidak terjadi salah persepsi saat hendak meminang unit tersebut.
Secara teknis, Yamaha Gear Ultima tetap mengandalkan mesin bensin 125 cc sebagai sumber penggerak utama. Teknologi 'Hybrid Power Assist' yang diusungnya berfungsi melalui bantuan tenaga dari Smart Motor Generator (SMG) yang bekerja secara otomatis selama beberapa detik pertama saat akselerasi awal dimulai.
Sistem ini memberikan dorongan ekstra yang membuat tarikan awal motor terasa lebih ringan dan responsif, terutama saat beban kendaraan sedang berat atau menanjak. Setelah fase akselerasi tersebut terlampaui, mesin bensin akan kembali bekerja secara mandiri sepenuhnya seperti skutik konvensional pada umumnya.
Dengan mekanisme kerja tersebut, pengguna tidak perlu dipusingkan dengan pengisian daya baterai eksternal atau mencari stasiun pengisian listrik. Pengoperasian motor ini tetap praktis dan sama dengan motor matik pada umumnya, namun dengan keunggulan performa pada tarikan awal yang lebih halus.