Mahasiswa Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, A. Faiq Fawaz Charies, melakukan inovasi digital bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN), ia mengembangkan sistem inventaris gudang berbasis web untuk membantu pengurus koperasi dalam memantau stok barang secara akurat.

Proses pengembangan aplikasi ini menuntut pemahaman mendalam mengenai kebutuhan nyata di lapangan. Faiq menekankan bahwa sistem yang dibangun harus sederhana agar mudah dioperasikan oleh pengguna yang belum terbiasa dengan teknologi. Beberapa fitur utama yang disematkan mencakup manajemen stok masuk-keluar, penggunaan QR Code, hingga sistem notifikasi stok minimum untuk memudahkan pengawasan sembako dan alat pertanian.

Tantangan teknis, seperti koneksi internet yang fluktuatif dan sinkronisasi data, menjadi bagian dari proses pembelajaran berharga bagi mahasiswa tersebut. Faiq mengakui bahwa kemampuan teknis dalam menulis kode harus dibarengi dengan kesabaran serta kemampuan komunikasi yang baik saat mendampingi pengurus koperasi dalam memahami alur kerja aplikasi tersebut.

Interaksi langsung dengan warga desa memberikan perspektif baru bagi pengembangan sistem. Dengan keterlibatan aktif dan masukan dari pengurus koperasi, sistem yang dikembangkan menjadi lebih relevan dengan kebutuhan sehari-hari warga setempat. Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi digitalisasi operasional koperasi di masa depan.

Meski status penggunaan sistem ini masih bersifat percontohan dan pendampingan, Ketua KDMP Sidokumpul, Bapak H. Ustafz Zaini, menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut. Pengalaman ini membuktikan bahwa keberhasilan sebuah program teknologi tidak hanya diukur dari kecanggihan kodenya, melainkan pada kemanfaatannya bagi masyarakat luas.