Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar serangkaian program edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga PKK Dukuh Sudimoro RT 1 RW 10, Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema "Cek Labelnya, Batasi GGL-nya, Sehat Hidupnya" sebagai wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat pedesaan.

Koordinator kelompok KKN Tematik FIK UMS 2026, Hangkeen Ahmada Fosse, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular yang kini menunjukkan tren peningkatan. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan melalui langkah-langkah sederhana, mulai dari mengatur pola makan, memahami kandungan gizi makanan, aktif bergerak, hingga rutin memeriksakan kondisi kesehatannya," ungkapnya pada Jumat (26/6/2026).

Rangkaian program dimulai dengan penyuluhan gizi bertajuk "Batasi GGL-nya, Jaga Makanannya" yang mengulas pentingnya membatasi asupan gula, garam, dan lemak (GGL) serta menerapkan pola makan bergizi seimbang. Para mahasiswa menyampaikan batas konsumsi GGL yang direkomendasikan beserta panduan memilih bahan makanan yang lebih menyehatkan guna mencegah munculnya penyakit tidak menular.

Penyuluhan kedua bertajuk "Berlebih GGL-nya, Datang Penyakitnya" disampaikan oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan. Dalam sesi ini, warga mendapatkan penjelasan mendalam mengenai dampak buruk konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan yang dapat memicu hipertensi, diabetes melitus, hingga penyakit jantung. Masyarakat juga diberikan pemahaman tentang faktor risiko, gejala awal, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa diterapkan dalam keseharian.

Tak hanya soal asupan makanan, mahasiswa Program Studi Fisioterapi turut memberikan penyuluhan bertema "Rajin Geraknya, Terbakar Kalori dan Gulanya". Sesi ini menekankan peran penting aktivitas fisik dan olahraga rutin dalam menjaga kebugaran tubuh, mengendalikan kadar gula darah, serta mempertahankan berat badan ideal. Warga yang hadir juga diajak mempraktikkan gerakan-gerakan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat mengisi sesi penyuluhan bertema "Cek Labelnya, Bijak Pilihnya". Dalam kegiatan ini, warga dibekali keterampilan membaca dan memahami informasi nilai gizi pada kemasan produk pangan. Kemampuan ini dinilai penting agar masyarakat dapat lebih cermat dalam memilih produk makanan yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga.

Sebagai tindak lanjut dari seluruh rangkaian edukasi, mahasiswa KKN menyelenggarakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular sekaligus menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Warga PKK Sudimoro RT 1 RW 10 menyambut positif seluruh rangkaian kegiatan yang digelar. Selain memperoleh wawasan baru tentang pola hidup sehat, para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan yang dilakukan mahasiswa dengan pendampingan tenaga kesehatan profesional.

Melalui program ini, tim KKN FIK UMS menaruh harapan besar agar warga Desa Parangjoro, khususnya komunitas PKK Sudimoro RT 1 RW 10, mampu menerapkan perilaku hidup sehat secara konsisten sehingga risiko penyakit tidak menular dapat ditekan. Program edukasi dan pemeriksaan kesehatan ini juga diproyeksikan menjadi langkah awal membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.