Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) melakukan langkah nyata dalam memperkuat sektor peternakan rakyat di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu. Melalui program tematik yang didukung oleh Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), para mahasiswa memberikan edukasi serta penerapan teknologi tepat guna untuk mengoptimalkan potensi peternakan sapi perah setempat.

Kegiatan yang melibatkan 26 peternak ini menitikberatkan pada manajemen kesehatan hewan dan efisiensi produksi. Didampingi oleh drh. Farid Abdurrahman, M.Vet., tim mahasiswa memberikan wawasan mendalam mengenai tata kelola reproduksi sapi selama masa transisi, yang menjadi fase krusial dalam menentukan produktivitas jangka panjang. Selain itu, para peternak juga dibekali edukasi mengenai pentingnya sistem pencatatan (recording) yang disiplin serta langkah preventif kesehatan melalui pemberian vitamin.

Guna menekan risiko penurunan kualitas susu, mahasiswa memperkenalkan standar operasional prosedur (SOP) pemerahan yang higienis serta penggunaan cairan *teat dipping* sebagai upaya pencegahan penyakit mastitis. Tidak hanya itu, edukasi mengenai penyediaan pakan hijauan berkualitas dan pemberian premix sebagai suplemen nutrisi menjadi materi penting untuk memastikan efisiensi produksi susu di tingkat peternak.

Sebagai wujud dukungan konkret, tim KKN turut mendistribusikan sarana pendukung berupa modul edukatif, cairan antiseptik untuk pemerahan, hingga suplemen premix bagi ternak. Langkah ini mendapatkan sambutan hangat dari Koperasi Margo Makmur Mandiri Brau, yang melihat program ini sebagai katalisator dalam meningkatkan daya saing usaha peternakan rakyat di Kota Batu.

Lebih luas lagi, inisiatif ini dirancang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Melalui peningkatan kapasitas peternak, program ini diharapkan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, peningkatan taraf ekonomi masyarakat, serta terciptanya praktik peternakan yang lebih bertanggung jawab dan higienis.