Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus memperluas jaringan global bagi talenta digital dalam negeri. Melalui kolaborasi dengan ShardLab.Ltd, Kemenekraf memfasilitasi partisipasi inovator lokal dalam ajang Final Demo Day Protocol Camp Cohort 9 yang diselenggarakan di sela-sela Coinfest Asia 2026 di Bali. Langkah ini bertujuan mengintegrasikan kreator Indonesia ke dalam ekosistem teknologi mutakhir di kawasan Asia.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa pengembangan subsektor teknologi baru seperti Web3 dan blockchain menjadi prioritas strategis nasional. Riefky menyatakan pemerintah berkomitmen mengubah posisi Indonesia dari sekadar target pasar konsumsi menjadi basis produsen teknologi. Dengan kolaborasi lintas negara, para pendiri startup, pengembang, dan kreator lokal diharapkan mampu melahirkan solusi digital yang kompetitif di kancah global.
Kebijakan ini juga selaras dengan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045. Dalam cetak biru tersebut, teknologi masa depan seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), keamanan siber, hingga komputasi kuantum tidak lagi hanya diposisikan sebagai alat bantu, melainkan pilar utama yang menciptakan nilai ekonomi baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Program Protocol Camp Cohort 9 sendiri merupakan pelatihan intensif dan pendampingan selama 12 minggu. Pada fase final di Bali, terdapat 10 tim pengembang dari berbagai negara Asia yang memamerkan inovasi mereka, setelah sebelumnya melewati tahap seleksi di Seoul, Korea Selatan. Indonesia sendiri mengirimkan enam perwakilan talenta digital dalam program inkubasi regional tersebut.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, menekankan pentingnya menerjemahkan teknologi baru menjadi produk dan model bisnis konkret yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Salah satu perwakilan Indonesia yang menarik perhatian adalah Serenade Data, yang memamerkan platform literasi keuangan anak interaktif berbasis gamifikasi untuk mengenalkan investasi sejak dini.