Pemerintah Kabupaten Kudus bersama Bakti Sosial Djarum Foundation dan MilkLife terus memperkuat komitmen dalam menekan angka tengkes (stunting). Komitmen ini diwujudkan melalui gelaran MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Festival ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan generasi emas yang bebas stunting di wilayah tersebut.

Upaya kolaboratif ini telah membuahkan hasil nyata dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kabupaten Kudus mengalami penurunan signifikan dari yang sebelumnya 4,08 persen kini menyusut menjadi 3,04 persen. Angka tersebut jauh berada di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 10 persen.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi kontribusi aktif Djarum Foundation dalam mengawal program kesehatan ini. Ia optimistis bahwa dengan edukasi yang masif dan pelayanan kesehatan yang menyentuh tingkat rukun tetangga (RT), Kudus dapat mencapai target nihil stunting (zero stunting) pada tahun 2030 mendatang.

Sepanjang festival, warga dapat mengakses berbagai layanan medis gratis secara inklusif. Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan ultrasonografi (USG) kehamilan, pemantauan tumbuh kembang balita, deteksi dini anemia bagi remaja dan calon pengantin, hingga pemeriksaan triple elimination (HIV, Sifilis, dan Hepatitis B). Selain kesehatan fisik, masyarakat juga mendapatkan layanan konseling kesehatan mental dari psikolog klinis.

Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus mendampingi warga Kudus. Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Abdul Hakam, mengingatkan pentingnya pemantauan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), perbaikan sanitasi lingkungan, serta pemenuhan nutrisi kaya zat besi dari daging merah untuk mencegah anemia pada ibu hamil.

Untuk menarik minat masyarakat, festival ini dikemas dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan keluarga. Mulai dari Jalan Keluarga Sehat, lomba menyusun piring gizi seimbang, taman sensorik anak, hingga pertunjukan seni wayang humor. Sebelumnya, rangkaian pra-acara juga telah melibatkan ribuan warga dalam aksi kebersihan lingkungan serta edukasi belanja pangan bernutrisi tinggi di pedesaan.