FIFA secara resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, sebagai pengadil utama dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Inggris. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

Keputusan FIFA menunjuk Elfath memicu sorotan publik mengingat rekam jejak sang wasit yang diwarnai sejumlah keputusan kontroversial selama turnamen berlangsung. Kendati demikian, wasit berusia 44 tahun ini bukan sosok asing bagi skuad Albiceleste. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Elfath sempat bertugas sebagai ofisial keempat dalam laga final bersejarah yang dimenangi Argentina.

Sepanjang putaran final Piala Dunia 2026, Elfath telah memimpin tiga pertandingan. Dua laga di fase grup meliputi hasil imbang Belanda vs Jepang (2-2) dan kemenangan tipis Spanyol atas Uruguay (1-0). Laga Spanyol kontra Uruguay memicu kritik tajam dari media Spanyol karena Elfath dinilai kurang tegas menghalau permainan keras. Salah satu insiden krusial adalah tekel keras gelandang Uruguay, Rodrigo Bentancur, terhadap penyerang Spanyol, Iñaki Williams, yang hanya berbuah kartu kuning meski membuat korban cedera.

Sorotan kembali tertuju pada Elfath saat memimpin laga babak 16 besar ketika Norwegia menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1. Dalam laga tersebut, ia melewatkan pelanggaran jelas bek Norwegia, Kristoffer Ajer, terhadap Matheus Cunha di area penalti. Elfath baru menunjuk titik putih setelah mendapat intervensi dari Video Assistant Referee (VAR). Di laga yang sama, ia juga memberikan penalti kedua untuk Brasil yang dieksekusi sempurna oleh Neymar, meski akhirnya tim asuhan Carlo Ancelotti tetap tersingkir di tengah protes keras para pemain Tim Samba.

Dalam menjalankan tugas beratnya memimpin laga bertensi tinggi antara Argentina dan Inggris nanti, Ismail Elfath akan dibantu oleh asisten wasit Corey Parker dan Kyle Atkins. Sementara itu, posisi ofisial keempat akan ditempati oleh wasit asal Italia, Maurizio Mariani.