Mengantisipasi penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batang Hari bergerak cepat dengan menggalakkan gerakan menggunakan masker bagi seluruh warga madrasah. Langkah ini diambil guna menjaga kesehatan siswa dan tenaga pendidik dari ancaman infeksi saluran pernapasan akut.

Kepala MTsN 1 Batang Hari, Doni Parizal, S.Pd., M.Pd., mengonfirmasi imbauan resmi ini sebagai respons atas kondisi udara yang kian tidak sehat dalam beberapa hari terakhir. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan di lingkungan sekolah. Menurutnya, penggunaan masker menjadi langkah preventif yang paling mendesak saat ini agar proses belajar mengajar tetap berjalan kondusif.

Selain kewajiban memakai masker dari rumah hingga ke lingkungan sekolah, pihak madrasah juga merilis panduan kesehatan khusus bagi para siswa. Beberapa di antaranya meliputi anjuran untuk meningkatkan konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta membatasi aktivitas fisik di luar ruangan, seperti olahraga atau bermain di lapangan, hingga kualitas udara membaik.

Melalui kampanye dengan semangat menjaga kesehatan demi kelancaran belajar, madrasah berharap para siswa dapat saling mengingatkan satu sama lain. Gerakan ini diharapkan mampu menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap di kalangan pelajar di wilayah Batang Hari dan sekitarnya.