Dominasi Kota Tangerang dalam kancah olahraga pelajar tingkat Provinsi Banten semakin tak terbantahkan. Usai menyabet gelar juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026, kontingen kota ini kembali mengukuhkan supremasinya dengan merebut posisi puncak klasemen Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026 yang digelar di Kota Cilegon.

Pencapaian ganda tersebut menjadikan Kota Tangerang sebagai satu-satunya daerah yang berhasil menguasai dua ajang multi-event olahraga pelajar bergengsi di Banten pada tahun ini. Dalam Peparpeda IX, kontingen Kota Tangerang mengumpulkan total 30 medali, terdiri atas 17 emas, 10 perak, dan 3 perunggu, meninggalkan Kabupaten Lebak di posisi kedua serta Kabupaten Tangerang di peringkat ketiga.

Dua paraatlet muda menjadi motor utama perolehan medali emas Kota Tangerang. Muhammad Aditya Al-Azis dari cabang olahraga paraatletik dan Muhammad Deza Pratama dari cabang pararenang masing-masing menyumbangkan tiga medali emas, menjadikan keduanya sebagai peraih emas terbanyak sepanjang gelaran Peparpeda IX.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono mengungkapkan kebanggaan mendalam atas pencapaian tersebut saat menghadiri seremoni penutupan dan penyerahan Piala Bergilir Peparpeda Gubernur Banten di GOR ASA Sport Center, Sabtu (27/6/2026). Menurutnya, keberhasilan menyapu bersih gelar juara umum di kedua ajang tersebut membuktikan bahwa pola pembinaan olahraga pelajar di Kota Tangerang telah berjalan secara berkesinambungan dan inklusif.

"Keberhasilan ini adalah buah kerja keras kolektif para atlet, paraatlet, pelatih, pembina, orang tua, serta seluruh pihak yang konsisten mendukung kemajuan olahraga di kota kita. Kami bangga karena pembinaan yang dilakukan mampu menghasilkan prestasi gemilang, baik di olahraga umum maupun paralimpik," ungkap Maryono.

Maryono menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus memperkuat ekosistem pembinaan olahraga prestasi bagi atlet maupun paraatlet pelajar. Langkah tersebut akan ditempuh melalui peningkatan mutu pelatihan, penyediaan fasilitas yang memadai, serta dukungan berkelanjutan terhadap program-program pengembangan olahraga. Ia berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh atlet dan paraatlet Kota Tangerang untuk mengharumkan nama daerah hingga pentas nasional dan internasional.

Sementara itu, Asisten Daerah I Provinsi Banten Komarudin yang mewakili Gubernur Banten menekankan bahwa penyelenggaraan Peparpeda merupakan cerminan nyata komitmen pemerintah provinsi dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif. Ia mengajak seluruh paraatlet untuk terus mengasah kemampuan dan memanfaatkan setiap peluang guna meraih prestasi yang lebih tinggi.

"Seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum, sejatinya telah mencatatkan kemenangan melalui semangat dan partisipasi mereka. Peparpeda menjadi bukti bahwa pembangunan SDM yang inklusif merupakan bagian integral dari arah pembangunan Provinsi Banten," tegas Komarudin.