SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) menghadirkan terobosan komprehensif dalam menyambut Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Melalui program bertajuk "Agenda Haori 2026", UNESA tidak hanya menggelar seremoni tahunan, melainkan membangun gerakan berkelanjutan yang memadukan kompetisi, riset ilmiah, edukasi kesehatan, hingga penguatan ekosistem olahraga nasional sejak Agustus hingga Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kejuaraan Nasional Handball pada awal Agustus, dilanjutkan dengan Pinalty Kick International dan East Java Youth and Kid’s Athletic Nasional. Perhelatan kejuaraan usia muda ini menegaskan posisi strategis UNESA dalam mendorong pembinaan atlet sejak dini, sekaligus menekankan bahwa prestasi olahraga gemilang membutuhkan proses panjang berbasis keilmuan dan regenerasi yang konsisten.
Puncak peringatan berlangsung pada 9 September 2026 melalui Upacara dan Gebyar Haornas di GOR Futsal UNESA, yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Kooprudi Olahraga se-Jawa Timur serta kegiatan olahraga rekreasi. Penegasan posisi olahraga sebagai laboratorium ilmiah universitas dijadwalkan semakin kuat saat Rektor UNESA, Cak Hasan, secara resmi membuka perhelatan seremonial utama pada 29 September 2026.
Memasuki bulan Oktober, fokus agenda meluas pada aspek nutrisi dan kompetisi tingkat nasional. UNESA menyelenggarakan Seminar Gizi dan Kebugaran serta Pameran Produk Pangan pada 3 Oktober, disusul oleh Liga Voli Antarmahasiswa Nasional pada 7–11 Oktober 2026. Penutupan rangkaian acara akan diwarnai oleh kejuaraan cabang olahraga berkembang seperti Padel serta Unjuk Gelar Olahraga Beladiri Jepang pada 31 Oktober 2026.
Melalui integrasi antara cabang olahraga prestasi, olahraga rekreasi, ilmu fisiologi, biomekanika, hingga psikologi olahraga, UNESA membuktikan komitmennya untuk menjadikan arena kampus sebagai pusat sintesis antara pengetahuan dan pembentukan karakter manusia unggul. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi penataan tata kelola dan masa depan olahraga Indonesia.