JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi menyerahkan penghargaan kepada 16 pemenang Lomba Artikel dan Video Kreatif Kesehatan 2026 dalam acara penganugerahan di Jakarta, Rabu (2/9/2026). Mengusung tema utama "Masyarakat Sehat, Indonesia Kuat", ajang ini menjadi wahana penyampaian edukasi kesehatan melalui media tulisan dan audio visual yang dikemas secara menarik, informatif, serta komunikatif bagi publik.

Tingginya kesadaran dan antusiasme masyarakat tercermin dari total 2.037 karya yang masuk ke meja panitia, terdiri atas 1.196 artikel dan 841 video kreatif karya peserta perorangan maupun komunitas dari berbagai pelosok Tanah Air. Setelah melalui proses kurasi dan penjurian yang ketat, dewan juri menetapkan 12 pemenang utama serta empat peraih penghargaan favorit, dengan total apresiasi dana senilai Rp50 juta.

Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komdigi, Marroli Jeni Indarto, menegaskan bahwa komunikasi kesehatan yang efektif harus sanggup menggerakkan masyarakat untuk bertindak. Menurutnya, karya terbaik bukan sekadar menang secara simbolis melalui trofi, melainkan mampu mengubah perilaku pembaca atau penonton agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya.

Kompetisi tahun ini memfokuskan isu pada empat subtema krusial yang akrab dengan kehidupan sehari-hari, meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Bersama Akhiri Tuberkulosis, Revitalisasi Rumah Sakit, dan Cegah Stunting. Pendekatan narasi populer yang ramah publik ini menguatkan deretan program komunikasi yang sebelumnya digalakkan Komdigi, seperti inisiatif Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) yang fokus pada edukasi pemuda sejak 2017.

Dalam proses penentuan pemenang, juri dari berbagai latar belakang media dan praktisi medis menekankan pentingnya kebermanfaatan serta akurasi informasi di atas sekadar keindahan visual semata. Penilaian tidak hanya menimbang aspek teknis sinematografi maupun keindahan bahasa, tetapi juga kepatuhan pada fakta medis dan kekuatan penceritaan agar pesan kesehatan dapat tersampaikan secara presisi dan berdaya guna bagi masyarakat luas.