Singapore Exchange (SGX Group) berhasil mencetak rekor kinerja keuangan baru pada tahun buku yang berakhir 30 Juni 2026 (FY2026). Keberhasilan ini didorong oleh pertumbuhan yang solid di seluruh lini bisnis, sekaligus memperkuat posisi bursa efek Singapura tersebut di pasar keuangan global.

Pendapatan bersih SGX Group tercatat melonjak sebesar 13,9 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi 1,48 miliar dolar Singapura atau setara dengan US$1,15 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih yang disesuaikan (adjusted net profit) juga melesat hingga 24,6 persen, menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan di angka 759,5 juta dolar Singapura.

Chief Executive Officer SGX Group, Loh Boon Chye, mengungkapkan bahwa performa impresif ini ditopang oleh diversifikasi portofolio mereka, dengan sektor perdagangan saham tunai menjadi salah satu motor penggerak utama. Selain itu, aktivitas pasar pada instrumen valuta asing dan komoditas turut mencatatkan volume transaksi tertinggi sepanjang sejarah operasional SGX.

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, pihak manajemen berencana memperluas jangkauan bisnis melalui kemitraan indeks strategis serta pengembangan ekosistem baru seperti instrumen emas. SGX juga akan mengintegrasikan kapabilitas transaksi valuta asing, baik yang dilakukan di dalam bursa maupun di pasar luar bursa (over-the-counter), guna mengoptimalkan pemanfaatan data demi mempermudah hubungan dengan nasabah.

Pengumuman laporan kinerja tahunan yang cemerlang ini dirilis bertepatan dengan momentum perayaan Hari Nasional Singapura, hari bersejarah yang menandai kemerdekaan penuh negara tersebut setelah berpisah dari Malaysia pada tahun 1965 silam.