Jakarta kini mengukuhkan posisinya di peta olahraga dunia dengan digelarnya turnamen padel internasional FIP Bronze dan FIP Promises 2026 di RANA Grounds, Mampang, Jakarta Selatan. Perhelatan yang resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), mengingat ini adalah kali pertama Jakarta dipercaya sebagai tuan rumah untuk kompetisi resmi di bawah naungan Federasi Internasional Padel (FIP).

Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kategori FIP Promises yang baru pertama kali diadakan di Indonesia. Kategori ini difokuskan pada pengembangan atlet kelompok umur berskala internasional, yang diharapkan mampu menjadi inkubator bagi para pemain masa depan Indonesia. Gelaran ini sendiri telah menarik partisipasi lebih dari 200 atlet profesional dari berbagai negara, termasuk Spanyol, Meksiko, Argentina, hingga Kazakhstan, yang bersaing untuk memperebutkan poin ranking dunia.

Ketua Umum KONI, Marciano Norman, memberikan apresiasi tinggi terhadap pesatnya pertumbuhan komunitas padel di Tanah Air. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini harus menjadi momentum bagi PBPI untuk mengubah citra padel yang semula hanya dikenal sebagai tren gaya hidup, menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet unggulan di kancah global, setara dengan cabang olahraga mapan lainnya seperti tenis maupun futsal.

Di sisi lain, pemilihan RANA Grounds sebagai lokasi turnamen turut mempertegas kesiapan infrastruktur Indonesia dalam mendukung agenda olahraga internasional. Venue ini baru saja diresmikan sebagai pusat olahraga terintegrasi dengan standar global, termasuk delapan lapangan padel panorama yang telah terverifikasi oleh Federasi Padel Spanyol (FEP). Langkah ini dipandang sebagai bentuk dukungan konkret terhadap ambisi PBPI menjadikan Indonesia sebagai episentrum olahraga padel di kawasan Asia.

Setelah turnamen FIP Bronze ini berakhir, Indonesia tidak akan berpuas diri. Antusiasme komunitas padel diproyeksikan akan terus meningkat seiring rencana penyelenggaraan FIP Asia Promises pada November mendatang. Agenda berkelanjutan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang kompetisi yang lebih luas bagi talenta junior nasional untuk mengasah kemampuan di level yang lebih tinggi.