Ajang olahraga berskala internasional dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Tidak sekadar menyajikan hiburan bagi masyarakat, gelaran olahraga seperti Piala Dunia kini mulai dioptimalkan oleh Kementerian UMKM sebagai wadah strategis untuk memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Potensi ekonomi ini terlihat nyata dalam kegiatan nonton bareng pertandingan antara Spanyol melawan Belgia di Lapangan Saparua, Kota Bandung, pada Sabtu (11/7/2026). Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian UMKM, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, serta berbagai entitas bisnis seperti Bank bjb, Jamkrida Jabar, hingga PT Taspen. Kehadiran puluhan stan kuliner dan produk kreatif lokal di lokasi acara menjadi bukti nyata integrasi UMKM dalam agenda publik.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Bagus Rachman, menekankan pentingnya menempatkan UMKM sebagai bagian integral dalam setiap penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Menurutnya, pendekatan ini bertujuan agar pelaku usaha mendapatkan akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui transaksi langsung dengan masyarakat.
"Kami berkomitmen agar setiap ajang publik memiliki dampak ekonomi yang nyata. Ke depannya, sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta harus terus diperkuat, tidak hanya sebatas penyediaan ruang berjualan, tetapi juga mencakup pendampingan serta akses permodalan yang berkelanjutan," ujar Bagus.
Para pelaku usaha yang terlibat pun memberikan respon positif terhadap inisiatif ini. April, salah satu pedagang di lokasi acara, menyatakan bahwa keterlibatan dalam event tersebut memberikan peningkatan signifikan pada omzet hariannya dibandingkan dengan kondisi penjualan di hari biasa.
Keberhasilan kolaborasi di Bandung ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi penyelenggaraan agenda publik lainnya, baik di bidang olahraga maupun seni budaya. Dengan penataan yang tepat, keterlibatan aktif pelaku ekonomi lokal di ruang publik diharapkan mampu memperkokoh ketahanan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional di masa depan.