Kementerian UMKM Republik Indonesia resmi mendukung penyelenggaraan Ecothon in ASEAN 2026, sebuah ajang kompetisi bergengsi di tingkat ASEAN yang menyasar startup dan tim bisnis dengan model usaha berkelanjutan serta ramah lingkungan. Kompetisi ini diinisiasi oleh ASEIC (ASEM SMEs Eco Innovation Center) bersama Hanns Seidel Foundation, dengan Kementerian UMKM bertindak sebagai co-host penyelenggara.
Ecothon, yang merupakan singkatan dari Eco-Entrepreneur's Marathon, bukanlah ajang baru. Program ini telah bergulir sejak 2019 dan konsisten memberikan wadah bagi para pelaku usaha di kawasan Asia Tenggara untuk mengembangkan serta membuktikan inovasi bisnis mereka yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Tahun ini, pendaftaran masih terbuka hingga 3 Juli 2026.
Pada edisi 2026, Ecothon mengusung tema Sustainable Consumption and Production (SCP), yang selaras dengan agenda global Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam pencapaian SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Tema besar ini menjadi landasan bagi seluruh peserta untuk merancang dan mempresentasikan solusi bisnis mereka.
Tiga pilar utama yang menjadi fokus kompetisi meliputi optimalisasi penggunaan sumber daya guna meningkatkan efisiensi produksi, minimalisasi timbulan limbah serta pencemaran lingkungan, dan percepatan transisi dari model ekonomi linier menuju ekonomi sirkular. Ketiga pilar ini menjadi tolok ukur penilaian bagi para juri dalam mengevaluasi setiap tim peserta.
Lebih dari sekadar ajang adu strategi, Ecothon in ASEAN 2026 menawarkan rangkaian program bernilai tinggi bagi para pesertanya. Para tim yang lolos seleksi berkesempatan mengikuti seminar edukatif, pelatihan intensif, serta sesi coaching yang dirancang untuk mempertajam strategi bisnis berkelanjutan. Puncaknya, peserta akan melakukan pitching di hadapan calon investor dan mitra potensial dari berbagai negara ASEAN.
Bagi tim-tim terbaik, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dalam denominasi Korean Won (KRW), dengan estimasi kurs sekitar Rp11.500 per KRW. Nominal hadiah ini dapat berubah mengikuti fluktuasi nilai tukar yang berlaku pada saat pengumuman pemenang.
Kompetisi ini akan berlangsung dalam tiga tahap seleksi yang dirancang secara bertahap untuk menyaring ide-ide bisnis terbaik. Ajang ini terbuka bagi tim yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan penyelenggara, dengan penekanan pada inovasi model bisnis yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Bagi pelaku usaha, startup, maupun tim bisnis yang telah menjalankan prinsip ramah lingkungan dalam operasional usahanya, Ecothon in ASEAN 2026 menjadi momentum strategis untuk menunjukkan solusi inovatif mereka di panggung regional. Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini dapat diakses melalui akun resmi @ecothon_id di berbagai platform media sosial.