Kementerian Kesehatan Vietnam secara resmi memulai proyek pembangunan sistem informasi terintegrasi berskala nasional untuk mengelola layanan pemeriksaan, pengobatan, serta praktik medis. Proyek ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Assoc. Prof. Dr. Nguyen Tri Thuc, sebagai langkah nyata penerapan Undang-Undang Pemeriksaan dan Pengobatan Medis yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 38/2024/TT-BYT.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan data kesehatan di seluruh penjuru negeri ke dalam satu basis data terpusat. Sistem ini mengusung prinsip "Akurat, Lengkap, Bersih, Aktif, Terpadu, dan Dapat Dibagikan". Nantinya, pusat data ini akan menjadi pilar utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan, menyusun statistik kesehatan, melakukan prakiraan medis, serta meningkatkan penyediaan layanan publik di sektor kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi transformasi digital, keamanan siber, dan perlindungan data pribadi. Sistem ini dirancang untuk mampu menghubungkan dan membagikan data secara real-time antara Kementerian Kesehatan, dinas kesehatan daerah, dan seluruh fasilitas pelayanan medis di Vietnam melalui platform integrasi yang aman dan stabil.

Proyek ambisius ini akan dilaksanakan dalam dua fase utama. Fase pertama yang ditargetkan rampung pada tahun 2026 akan fokus pada peningkatan Sistem Nasional untuk Praktik Medis, penyediaan fitur tanda tangan digital, serta publikasi daftar praktisi medis terdaftar secara transparan. Pada fase ini, purwarupa sistem informasi manajemen dan basis data awal akan mulai dioperasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha.

Selanjutnya, Fase kedua yang berlangsung pada periode 2027 hingga 2028 akan mencakup implementasi sistem secara menyeluruh. Fokus utama fase ini adalah merampungkan infrastruktur basis data terpusat, mengintegrasikannya dengan sistem lokal di setiap rumah sakit dan klinik nasional, serta mengoptimalkan fungsi pelaporan dan pengawasan. Seluruh pendanaan proyek ini bersumber dari anggaran negara tahunan dan dana sah lainnya.

Guna menyukseskan program ini, Departemen Manajemen Pemeriksaan dan Pengobatan Medis ditugaskan untuk menyusun konten operasional dan mengawasi implementasi hukum. Sementara itu, aspek teknis, integrasi data, keamanan informasi, serta pencadangan data akan ditangani sepenuhnya oleh Pusat Informasi Kesehatan Nasional. Langkah transformatif ini diharapkan dapat menghadirkan ekosistem layanan kesehatan yang lebih modern, transparan, dan efisien bagi seluruh masyarakat.