Pemerintah Kabupaten Kampar tengah mengakselerasi pembangunan kawasan Bangkinang Riverside sebagai destinasi wisata terpadu. Proyek strategis ini dirancang untuk menyatukan sektor pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, dan fasilitas olahraga, termasuk penyediaan lapangan mini soccer guna mendukung tren sport tourism di daerah tersebut.
Guna memastikan kelancaran proyek, Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., memimpin rapat koordinasi untuk membahas tahapan krusial berupa pembebasan lahan. Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi teknis, serta perwakilan masyarakat ini berfokus pada penyelarasan data administrasi agar proses ganti rugi berjalan adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Misharti menekankan bahwa Bangkinang Riverside merupakan program prioritas yang ditargetkan membawa dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat kuliner khas Kampar sekaligus menjadi wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mereka.
Selain menyajikan lanskap tepian sungai yang estetis, tertata, dan ramah keluarga, kawasan ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun luar daerah. Kehadiran lapangan mini soccer di area tersebut juga diproyeksikan menjadi daya tarik baru bagi generasi muda sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat.
Menutup arahannya, Wabup Kampar menginstruksikan jajaran teknis agar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada warga pemilik lahan. Langkah transparan ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari masyarakat agar ikon baru Kota Bangkinang ini dapat segera terealisasi.