Apel kerap menjadi pilihan utama masyarakat sebagai camilan sehat sehari-hari berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Buah yang kaya akan vitamin, air, serta serat ini tak hanya mudah ditemukan, tetapi juga praktis untuk dikonsumsi kapan saja. Kendati demikian, kepopuleran apel sebagai makanan sehat sering kali membuat sebagian orang mengabaikan batas aman porsi konsumsinya.
Mengonsumsi apel secara berlebihan ternyata berpotensi menimbulkan sejumlah gangguan pada sistem pencernaan. Apel mengandung jenis karbohidrat tertentu yang mudah difermentasi oleh bakteri di dalam usus. Bagi individu yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap makanan tinggi serat atau karbohidrat fermentasi, asupan yang melonjak dapat memicu pembentukan gas berlebih hingga membuat perut terasa kembung dan tidak nyaman.
Selain kembung, lonjakan asupan serat yang terjadi secara mendadak dalam waktu singkat dapat mengejutkan kerja saluran cerna. Kondisi ini rentan memicu keluhan berupa kram perut hingga perubahan pola buang air besar. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang belum terbiasa mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi, sangat disarankan untuk meningkatkan porsinya secara bertahap agar sistem pencernaan dapat beradaptasi dengan baik.