Ajang Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 resmi mencatatkan capaian gemilang dengan nilai transaksi yang menembus angka Rp1 miliar. Angka fantastis tersebut menandai pertumbuhan signifikan, yakni hampir dua kali lipat dibandingkan raihan pada edisi tahun sebelumnya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Riau, Syachman Perdymer, menyatakan bahwa kesuksesan ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Bumi Lancang Kuning. Selama enam hari penyelenggaraan di Living World Pekanbaru, tercatat rata-rata 8.500 pengunjung memadati lokasi pameran setiap harinya, yang secara langsung mengerek volume penjualan produk-produk unggulan UMKM.

Lebih dari sekadar etalase perdagangan, Syachman menegaskan bahwa KRB merupakan bagian dari strategi pembinaan terstruktur yang dijalankan Bank Indonesia sejak 2019. Melalui mekanisme kurasi yang ketat, para pelaku usaha yang dinilai memenuhi standar kualitas akan dipersiapkan untuk melangkah ke panggung promosi yang lebih luas, termasuk ajang-ajang berskala nasional.

Pendekatan sistematis ini bertujuan untuk memastikan UMKM Riau tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga meningkatkan daya saing melalui penguatan tata kelola usaha, digitalisasi sistem pembayaran, hingga aksesibilitas terhadap sumber pembiayaan yang lebih modern.

Bank Indonesia memandang UMKM sebagai tulang punggung perekonomian yang krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak pendapatan masyarakat. Dengan terus mendorong aspek kualitas produk dan perluasan jaringan pemasaran, diharapkan para pelaku usaha kecil di Riau dapat terus bertransformasi menuju level bisnis yang lebih profesional dan berkelanjutan.